<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tempat Sampah Emasku</title>
	<atom:link href="http://tempatsampahemas.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 May 2010 21:52:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tempatsampahemas.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tempat Sampah Emasku</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tempatsampahemas.wordpress.com/osd.xml" title="Tempat Sampah Emasku" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tempatsampahemas.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Virus VS Bakteri: Apakah Antibiotik Diperlukan?</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/virus-vs-bakteri-apakah-antibiotik-diperlukan/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/virus-vs-bakteri-apakah-antibiotik-diperlukan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:52:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[obat-obatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[BILA anak sakit, satu-satunya hal di pikiran Anda adalah bagaimana membuat dia merasa lebih baik. Sakit tenggorokan, sakit perut maupun pilek, terkadang anak Anda memerlukan satu resep antibiotik. Boys Town Pediatrik menawarkan tips untuk orang tua mengenai pengertian kapan antibiotik dapat membantu proses penyembuhan dan kapan antibiotik justru tidak bisa membantu dan malah merugikan. Antibiotik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=71&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">BILA anak sakit, satu-satunya hal di pikiran Anda adalah bagaimana membuat dia merasa lebih</div>
<div id="_mcePaste">baik. Sakit tenggorokan, sakit perut maupun pilek, terkadang anak Anda memerlukan satu</div>
<div id="_mcePaste">resep antibiotik. Boys Town Pediatrik menawarkan tips untuk orang tua mengenai pengertian</div>
<div id="_mcePaste">kapan antibiotik dapat membantu proses penyembuhan dan kapan antibiotik justru tidak bisa</div>
<div id="_mcePaste">membantu dan malah merugikan.</div>
<div id="_mcePaste">Antibiotik hanya efektif terhadap infeksi bakteri. Antibiotik tidak akan bekerja terhadap infeksi</div>
<div id="_mcePaste">virus, yang jauh lebih umum pada anak-anak. Infeksi bakteri yang mungkin memerlukan</div>
<div id="_mcePaste">perawatan dengan antibiotik termasuk infeksi telinga dan sinus, radang tenggorokan dan batuk</div>
<div id="_mcePaste">rejan. Infeksi virus yang tidak akan dirawat oleh antibiotik termasuk flu, penyakit batuk yang</div>
<div id="_mcePaste">disertai dengan sesak nafas, kebanyakan kasus bronkitis dan 99% penyakit yang disertai</div>
<div id="_mcePaste">dengan muntah dan diare.</div>
<div id="_mcePaste">Antibiotik dapat mencegah komplikasi serius dari infeksi bakteri dan bahkan bisa</div>
<div id="_mcePaste">menghindarkan seseorang dari kematian. Namun, penggunaan antibiotik yang terus menerus (</div>
<div id="_mcePaste">overuse</div>
<div id="_mcePaste">) dan dosis yang tidak tepat dapat menyebabkan seseorang menjadi kebal, sehingga antibiotik</div>
<div id="_mcePaste">menjadi tidak berfungsi lagi untuk melawan infeksi bakteri berbahaya. Oleh karena itu, anda</div>
<div id="_mcePaste">seharusnya tidak mengharapkan atau meminta dokter anak Anda untuk langsung memberikan</div>
<div id="_mcePaste">sebuah resep antibiotik bila dia sakit. Sebaliknya, biarkan dokter memeriksa anak Anda dan</div>
<div id="_mcePaste">membuat keputusan apakah penggunaan antibiotik benar-benar diperlukan. Dengan</div>
<div id="_mcePaste">menggunakan antibiotik secara tepat akan sangat membantu bila diperlukan.</div>
<div id="_mcePaste">Jika anak Anda terinfeksi oleh bakteri dan dokter memberikan resep antibiotik, maka sangat</div>
<div id="_mcePaste">penting untuk mengetahui hal-hal berikut ini:</div>
<div id="_mcePaste">- Selalu menyelesaikan seluruh resep. Menghentikan pemberian antibiotik sebelum dosis</div>
<div id="_mcePaste">yang diberikan habis dapat berakibat pada munculnya kembali bakteri.</div>
<div id="_mcePaste">- Jangan menyimpan antibiotik untuk penggunaan di kemudian hari. Jangan berbagi</div>
<div id="_mcePaste">dengan orang lain. Menggunakan hanya sebagian dosis antibiotik, dapat membuat bakteri</div>
<div id="_mcePaste">yang tersisa menjadi kebal.</div>
<div id="_mcePaste">- Jika anak Anda mengalami sakit perut dan atau mengalami diare, ketika dalam</div>
<div id="_mcePaste">pengobatan dengan antibiotik, segera bicaralah dengan dokter Anda mengenai</div>
<div id="_mcePaste">langkah-langkah untuk menanganinya. Jika muncul ruam dan terus berkembang, maka anak</div>
<div id="_mcePaste">Anda harus diperiksa oleh seorang dokter untuk menentukan apakah dia alergi obat. Sehingga</div>
<div id="_mcePaste">jika memang anak Anda memiliki alergi terhadap obat, maka ingatkan kepada dokter anak anda</div>
<div id="_mcePaste">tentang hal itu jika di kemudian hari dia terinfeksi bakteri lagi.</div>
<div id="_mcePaste">Lepas dari itu semua, ingatlah jika antibiotik tidak diresepkan untuk anak Anda yang sakit,</div>
<div id="_mcePaste">1 / 3</div>
<div id="_mcePaste">Virus VS Bakteri: Apakah Antibiotik Diperlukan?</div>
<div id="_mcePaste">Saturday, 21 February 2009 10:30</div>
<div id="_mcePaste">masih banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu dia merasa lebih baik.</div>
<div id="_mcePaste">Memastikan anak Anda minum lebih banyak cairan atau air putih, sangat penting untuk</div>
<div id="_mcePaste">menghindarkannya dari dehidrasi. Bantulah dia untuk istirahat dengan cukup agar bisa</div>
<div id="_mcePaste">mempercepat proses penyembuhan. Penggunaan obat yang sembarangan dapat menimbulkan</div>
<div id="_mcePaste">efek samping yang berbahaya bagi anak anda, selalu konsultasikan dengan dokter anak anda.</div>
<div id="_mcePaste">Bagaimana infeksi bakteri dan virus menyebar?</div>
<div id="_mcePaste">Keduanya, infeksi bakteri maupun virus menyebar dengan cara yang sama:</div>
<div id="_mcePaste">- Bersin / batuk</div>
<div id="_mcePaste">- Jabat tangan</div>
<div id="_mcePaste">- Makan dengan kondisi tangan yang kotor</div>
<div id="_mcePaste">- Kontak dengan penderita melalui cairan tubuh seperti darah dan air liur</div>
<div id="_mcePaste">Benar-benar tidak ada cara untuk mencegah anak Anda dari kontak dengan kuman, tetapi ada</div>
<div id="_mcePaste">langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mereka dari penyebarannya.</div>
<div id="_mcePaste">Membiasakan anak Anda untuk mencuci tangannya sebelum dan sesudah makan dan juga</div>
<div id="_mcePaste">sebelum dan sesudah bermain dengan mainannya. Menjaga kebersihan tangan sangatlah</div>
<div id="_mcePaste">mudah, cukup efektif walau hanya dengan sabun dan air. Jika anak anda sakit, hindarkan dia</div>
<div id="_mcePaste">dari aktivitas sehari-sehari, sekolah, ke toko bahan makanan maupun tempat umum lainnya, hal</div>
<div id="_mcePaste">ini untuk mencegah penyebaran virus maupun bakteri yang menjadi penyebab si kecil sakit.</div>
<div id="_mcePaste">Apakah perbedaan antara virus dan bakteri?</div>
<div id="_mcePaste">Virus tidak harus hidup dan tinggal di dalam sel untuk tumbuh. Sistem kekebalan tubuhlah yang</div>
<div id="_mcePaste">harus menyingkirkannya atau membiarkannya tetap di dalam tubuh kita. Infeksi virus biasanya</div>
<div id="_mcePaste">disertai dengan gejala-gejala seperti sakit tenggorokan, pilek, kongesti, muntah dan diare.</div>
<div id="_mcePaste">Bakteri adalah organisme hidup dan dapat ditemukan di mana-mana. Ada waktu saat sistem</div>
<div id="_mcePaste">kekebalan tubuh tidak dapat menyingkirkan suatu infeksi bakteri. Antibiotik berfungsi untuk</div>
<div id="_mcePaste">membunuh bakteri dan menghentikan pertumbuhannya. Infeksi bakteri sering terjadi</div>
<div id="_mcePaste">bersamaan dengan adanya rasa sakit, nyeri atau borok pada bagian tubuh kita.</div>
<div id="_mcePaste">Dengan pemeriksaan yang teliti oleh dokter anak Anda akan membantu untuk menentukan</div>
<div id="_mcePaste">jenis infeksi yang menyebabkan anak anda sakit.</div>
<div id="_mcePaste">2 / 3</div>
<div id="_mcePaste">Virus VS Bakteri: Apakah Antibiotik Diperlukan?</div>
<div id="_mcePaste">Saturday, 21 February 2009 10:30</div>
<div id="_mcePaste">Oleh: Heather L. Zimmerman, M.D. (Boys Town Pediatrik)</div>
<div id="_mcePaste">(Sumber: www.parenting.org)</div>
<p>BILA anak sakit, satu-satunya hal di pikiran Anda adalah bagaimana membuat dia merasa lebihbaik. Sakit tenggorokan, sakit perut maupun pilek, terkadang anak Anda memerlukan saturesep antibiotik. Boys Town Pediatrik menawarkan tips untuk orang tua mengenai pengertiankapan antibiotik dapat membantu proses penyembuhan dan kapan antibiotik justru tidak bisamembantu dan malah merugikan.Antibiotik hanya efektif terhadap infeksi bakteri. Antibiotik tidak akan bekerja terhadap infeksivirus, yang jauh lebih umum pada anak-anak. Infeksi bakteri yang mungkin memerlukanperawatan dengan antibiotik termasuk infeksi telinga dan sinus, radang tenggorokan dan batukrejan. Infeksi virus yang tidak akan dirawat oleh antibiotik termasuk flu, penyakit batuk yangdisertai dengan sesak nafas, kebanyakan kasus bronkitis dan 99% penyakit yang disertaidengan muntah dan diare.Antibiotik dapat mencegah komplikasi serius dari infeksi bakteri dan bahkan bisamenghindarkan seseorang dari kematian. Namun, penggunaan antibiotik yang terus menerus (overuse) dan dosis yang tidak tepat dapat menyebabkan seseorang menjadi kebal, sehingga antibiotikmenjadi tidak berfungsi lagi untuk melawan infeksi bakteri berbahaya. Oleh karena itu, andaseharusnya tidak mengharapkan atau meminta dokter anak Anda untuk langsung memberikansebuah resep antibiotik bila dia sakit. Sebaliknya, biarkan dokter memeriksa anak Anda danmembuat keputusan apakah penggunaan antibiotik benar-benar diperlukan. Denganmenggunakan antibiotik secara tepat akan sangat membantu bila diperlukan.Jika anak Anda terinfeksi oleh bakteri dan dokter memberikan resep antibiotik, maka sangatpenting untuk mengetahui hal-hal berikut ini:- Selalu menyelesaikan seluruh resep. Menghentikan pemberian antibiotik sebelum dosisyang diberikan habis dapat berakibat pada munculnya kembali bakteri.- Jangan menyimpan antibiotik untuk penggunaan di kemudian hari. Jangan berbagidengan orang lain. Menggunakan hanya sebagian dosis antibiotik, dapat membuat bakteriyang tersisa menjadi kebal.- Jika anak Anda mengalami sakit perut dan atau mengalami diare, ketika dalampengobatan dengan antibiotik, segera bicaralah dengan dokter Anda mengenailangkah-langkah untuk menanganinya. Jika muncul ruam dan terus berkembang, maka anakAnda harus diperiksa oleh seorang dokter untuk menentukan apakah dia alergi obat. Sehinggajika memang anak Anda memiliki alergi terhadap obat, maka ingatkan kepada dokter anak andatentang hal itu jika di kemudian hari dia terinfeksi bakteri lagi.Lepas dari itu semua, ingatlah jika antibiotik tidak diresepkan untuk anak Anda yang sakit,1 / 3Virus VS Bakteri: Apakah Antibiotik Diperlukan?Saturday, 21 February 2009 10:30masih banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu dia merasa lebih baik.Memastikan anak Anda minum lebih banyak cairan atau air putih, sangat penting untukmenghindarkannya dari dehidrasi. Bantulah dia untuk istirahat dengan cukup agar bisamempercepat proses penyembuhan. Penggunaan obat yang sembarangan dapat menimbulkanefek samping yang berbahaya bagi anak anda, selalu konsultasikan dengan dokter anak anda.Bagaimana infeksi bakteri dan virus menyebar?Keduanya, infeksi bakteri maupun virus menyebar dengan cara yang sama:- Bersin / batuk- Jabat tangan- Makan dengan kondisi tangan yang kotor- Kontak dengan penderita melalui cairan tubuh seperti darah dan air liurBenar-benar tidak ada cara untuk mencegah anak Anda dari kontak dengan kuman, tetapi adalangkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mereka dari penyebarannya.Membiasakan anak Anda untuk mencuci tangannya sebelum dan sesudah makan dan jugasebelum dan sesudah bermain dengan mainannya. Menjaga kebersihan tangan sangatlahmudah, cukup efektif walau hanya dengan sabun dan air. Jika anak anda sakit, hindarkan diadari aktivitas sehari-sehari, sekolah, ke toko bahan makanan maupun tempat umum lainnya, halini untuk mencegah penyebaran virus maupun bakteri yang menjadi penyebab si kecil sakit.Apakah perbedaan antara virus dan bakteri?Virus tidak harus hidup dan tinggal di dalam sel untuk tumbuh. Sistem kekebalan tubuhlah yangharus menyingkirkannya atau membiarkannya tetap di dalam tubuh kita. Infeksi virus biasanyadisertai dengan gejala-gejala seperti sakit tenggorokan, pilek, kongesti, muntah dan diare.Bakteri adalah organisme hidup dan dapat ditemukan di mana-mana. Ada waktu saat sistemkekebalan tubuh tidak dapat menyingkirkan suatu infeksi bakteri. Antibiotik berfungsi untukmembunuh bakteri dan menghentikan pertumbuhannya. Infeksi bakteri sering terjadibersamaan dengan adanya rasa sakit, nyeri atau borok pada bagian tubuh kita.Dengan pemeriksaan yang teliti oleh dokter anak Anda akan membantu untuk menentukanjenis infeksi yang menyebabkan anak anda sakit.2 / 3Virus VS Bakteri: Apakah Antibiotik Diperlukan?Saturday, 21 February 2009 10:30Oleh: Heather L. Zimmerman, M.D. (Boys Town Pediatrik)(Sumber: www.parenting.org)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=71&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/virus-vs-bakteri-apakah-antibiotik-diperlukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Batuk, Pilek, dan Diare tidak Perlu Antibiotik</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/batuk-pilek-dan-diare-tidak-perlu-antibiotik/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/batuk-pilek-dan-diare-tidak-perlu-antibiotik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:50:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[obat-obatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Batuk, Pilek, dan Diare tidak Perlu Antibiotik Gizi.net &#8211; PENGGUNAAN antibiotik di Indonesia memang nyaris tanpa arahan. Banyak dokter memberikan antibiotik kepada pasien, padahal penyakit yang diderita mereka sebetulnya tidak memerlukan antibiotik. Indonesia memang belum memiliki standar baku mengenai penggunaan antibiotik, sementara di luar negeri penatalaksanaannya untuk setiap penyakit telah dibakukan. Menurut peneliti mikrobiologi klinik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=69&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:verdana, arial, helvetica;font-size:x-small;"><strong>Batuk, Pilek, dan Diare tidak Perlu Antibiotik</strong></span><br />
<span style="font-family:verdana, arial, helvetica;font-size:x-small;"><strong><span style="color:#ff0000;">Gizi.net &#8211; </span></strong>PENGGUNAAN antibiotik di Indonesia memang nyaris tanpa arahan. Banyak dokter memberikan antibiotik kepada pasien, padahal penyakit yang diderita mereka sebetulnya tidak memerlukan antibiotik. Indonesia memang belum memiliki standar baku mengenai penggunaan antibiotik, sementara di luar negeri penatalaksanaannya untuk setiap penyakit telah dibakukan.</p>
<p>Menurut peneliti mikrobiologi klinik dr Amin Soebandrio PhD dari Bagian Mikrobiologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, di negara-negara maju penggunaan antibiotik ada aturannya untuk memperkecil efek samping dari penyakitnya.</p>
<p>&#8220;Di kalangan internasional, khususnya di negara maju, telah diberlakukan peraturan perusahaan dalam mengendalikan antibiotik ini. Karena semua pengobatan yang menggunakan antibiotik telah dibakukan dalam <em>appropriate antibiotic therapy</em> (AAT).&#8221;</p>
<p>AAT tersebut, kata Amin, merupakan panduan agar tepat indikasinya. Amin memberi contoh seorang pasien yang terkena infeksi, apakah perlu diobati dengan antibiotik?</p>
<p>&#8220;Bagaimana obatnya, dosisnya, <em>timing-nya</em> harus jelas. Misalnya, cara pemberian obatnya apakah per oral, disuntikkan atau dioleskan melalui salep. Waktunya apakah sehari dua kali atau sekali. Begitu juga soal meminumnya sebelum atau sesudah makan. Semua itu harus jelas.&#8221;</p>
<p>Biasanya, kata Amin, pasien yang seharusnya minum antibiotik untuk lima hari, hanya memakainya dua hari karena kondisinya sudah membaik. Penggunaan antibiotik seperti itu tidak tepat, karena akan menyebabkan risiko infeksi tidak sembuh. &#8220;Karena pasien terinfeksi bakteri baru yang resisten dalam antibiotik itu, pasien akan terjangkit penyakit lebih parah.&#8221;</p>
<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan, fakta menyebutkan terdapat perbedaan dalam angka kematian akibat infeksi yang diobati dengan antibiotik secara tepat dan tidak tepat di rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Angka kematian akibat infeksi karena penggunaan antibiotik tidak tepat mencapai dua sampai tiga kali lipat dibanding penggunaan antibiotik secara tepat.&#8221;</p>
<p>Sayangnya, lanjutnya, di Indonesia tidak ada data detail tentang angka kematian itu.</p>
<p><strong>Efek samping</strong></p>
<p>Amin mengatakan efek samping akibat pemberian antibiotik yang tidak tepat bisa dilihat dari pemberian dosisnya. Apabila dosis yang diberikan lebih tinggi atau lebih kuat akan mengakibatkan efek toksin (racun). Sedangkan pemberian dengan dosis rendah menyebabkan kuman menjadi resisten. Jadi, antibiotik harus diberikan secara tepat.</p>
<p>Pada obat-obat antibiotik yang kuat atau dosis tinggi, menurut Amin, bisa menyebabkan gangguan pada ginjal, tulang cepat keropos atau gigi mudah tanggal.</p>
<p>&#8220;Tren sekarang ini para dokter sering kali memberikan antibiotik untuk penyakit batuk, pilek, maupun diare. Padahal, penyakit semacam itu memiliki sifat bisa sembuh sendiri seiring membaiknya daya tahan tubuh. Sebab, ada juga batuk, pilek, maupun diare yang disebabkan virus. Sehingga pengobatan pun harus jeli dan tidak perlu menggunakan antibiotik.&#8221;</p>
<p>Demikian juga dengan penderita demam berdarah (DB), lanjut Amin, untuk menyembuhkannya tidak perlu menggunakan antibiotik melainkan dengan cairan infus untuk menaikkan trombosit dan obat penurun panas.</p>
<p>&#8220;Pemberian antibiotik baru dilakukan apabila virus dengue sudah menyerang paru-paru, dan dikhawatirkan akan terjadi infeksi nosokomial yang ada di rumah sakit.&#8221;</p>
<p>Ia menambahkan, selama ini argumentasi dokter memberikan antibiotik pada penyakit batuk, pilek, maupun diare supaya tidak terjadi infeksi sekunder. Padahal, tidak harus demikian cara pengobatannya.</p>
<p>Dalam kenyataan di lapangan apabila ada orang yang menggunakan antibiotik sembarangan atau penggunaannya tidak rasional, maka yang terjadi adalah bakteri-bakteri &#8216;baik&#8217; di dalam tubuh akan terganggu.</p>
<p>&#8220;Masalahnya bukan karena jodoh atau tidak obat itu ke dalam tubuh. Pemberian antibiotik yang terlalu sering dan tidak rasional menyebabkan bakteri patogen dan bakteri &#8216;baik&#8217; sama-sama terbasmi.</p>
<p>&#8220;Kalau bakteri baik terganggu, akibatnya ada beberapa bakteri yang berada di usus, kulit, saluran vagina maupun mulut ikut tereliminasi. Kalau bakteri &#8216;baik&#8217; ikut tereliminasi, maka akan menyebabkan diare atau sebaliknya susah buang air besar karena tidak ada bakteri baik yang memproses pembuangan.&#8221;</p>
<p>Sebab, kata Amin lagi, bagian-bagian tubuh tersebut sangat membutuhkan bakteri baik untuk keseimbangan. Demikian juga dengan kulit, akan menumbuhkan jamur-jamur karena bakteri baik tidak bisa bekerja maksimal.</p>
<p>Sedangkan pada mulut akan menumbuhkan sariawan. Orang yang sariawan selain kekurangan vitamin C juga akibat dari penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Pada saluran vagina juga akan timbul jamur yang menyebabkan keputihan.</p>
<p>Demikian juga dengan sakit gigi apabila ada lubang yang menimbulkan abses karena infeksi, adanya nanah dan bengkak baru diberikan antibiotik. Apabila sakit gigi hanya ngilu atau nyeri biasa tidak perlu diobati dengan antibiotik.</p>
<p>&#8220;Gigi yang nyeri bisa sembuh dengan sendirinya. Gigi dibersihkan dan apabila memang giginya sudah rusak bisa dicabut,&#8221; kata dokter Amin.</p>
<p>Sebetulnya, jelas Amin, sudah ada informasi mengenai aturan pakai beserta efek samping dalam penggunaan antibiotik. Untuk itu harus dipatuhi oleh dokter maupun pasien. Dosis bisa diberlakukan dengan melihat berat badan, usia, riwayat penyakit, dan yang diutamakan adalah penyakit yang disebabkan infeksi, bukan penyakit lainnya. (Nda/V-1)</p>
<p>Sumber: www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2004051903121403</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=69&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/batuk-pilek-dan-diare-tidak-perlu-antibiotik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antibiotik: mekanisme cara kerja dan klasifikasinya</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:49:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[obat-obatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Kemampuan suatu terapi antimikrobial sangat bergantung kepada obat, pejamu, dan agen penginfeksi.[1] Namun dalam keadaan klinik hal ini sangat sulit untuk diprediksi mengingat kompleksnya interaksi yang terjadi di antara ketiganya.[2] Namun pemilihan obat yang sesuai dengan dosis yang sepadan sangat berperan dalam menentukan keberhasilan terapi dan menghindari timbulnya resistansi agen penginfeksi.[3] Antibiotik adalah segolongan senyawa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=67&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemampuan suatu terapi antimikrobial sangat bergantung kepada obat, pejamu, dan agen penginfeksi.<a name="_ednref1" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn1">[1]</a> Namun dalam keadaan klinik hal ini sangat sulit untuk diprediksi mengingat kompleksnya interaksi yang terjadi di antara ketiganya.<a name="_ednref2" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn2">[2]</a> Namun pemilihan obat yang sesuai dengan dosis yang sepadan sangat berperan dalam menentukan keberhasilan terapi dan menghindari timbulnya resistansi agen penginfeksi.<a name="_ednref3" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn3">[3]</a></p>
<p>Antibiotik adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri.<a name="_ednref4" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn4">[4]</a>Literatur lain mendefinisikan antibiotik sebagai substansi yang bahkan di dalam konsentrasi rendah dapat menghambat pertumbuhan dan reproduksi bakteri dan fungi.<a name="_ednref5" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn5">[5]</a> Berdasarkan sifatnya (daya hancurnya) antibiotik dibagi menjadi dua:</p>
<p>1.   Antibiotik yang bersifat bakterisidal, yaitu antibiotik yang bersifat destruktif terhadap bakteri.</p>
<p>2.   Antibiotik yang bersifat bakteriostatik, yaitu antibiotik yang bekerja menghambat pertumbuhan atau multiplikasi bakteri.</p>
<p>Cara yang ditempuh oleh antibiotik dalam menekan bakteri dapat bermacam-macam, namun dengan tujuan yang sama yaitu untuk menghambat perkembangan bakteri. Oleh karena itu mekanisme kerja antibiotik dalam menghambat proses biokimia di dalam organisme dapat dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan antibiotik sebagai berikut:<a name="_ednref6" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn6">[6]</a></p>
<p>1.      Antibiotik yang menghambat sintesis dinding sel bakteri. Yang termasuk ke dalam golongan ini adalah Beta-laktam, Penicillin, Polypeptida, Cephalosporin, <a title="Ampicillin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ampicillin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ampicillin</a>, Oxasilin.</p>
<p>a)      Beta-laktam menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara berikatan pada enzim DD-transpeptidase yang memperantarai dinding peptidoglikan bakteri, sehingga dengan demikian akan melemahkan dinding sel bakteri Hal ini mengakibatkan sitolisis karena ketidakseimbangan tekanan osmotis, serta pengaktifan hidrolase dan autolysins yang mencerna dinding peptidoglikan yang sudah terbentuk sebelumnya. Namun Beta-laktam (dan Penicillin) hanya efektif terhadap bakteri gram positif, sebab keberadaan membran terluar (<em>outer membran</em>) yang terdapat pada bakteri gram negatif membuatnya tak mampu menembus dinding peptidoglikan.<a name="_ednref7" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn7">[7]</a></p>
<p>b)      Penicillin meliputi natural Penicillin, Penicillin G dan Penicillin V, merupakan antibiotik bakterisidal yang menghambat sintesis dinding sel dan digunakan untuk penyakit-penyakit seperti sifilis, listeria, atau alergi bakteri gram positif/<em>Staphilococcus</em>/<em>Streptococcus</em>. Namun karena Penicillin merupakan jenis antibiotik pertama sehingga paling lama digunakan telah membawa dampak resistansi bakteri terhadap antibiotik ini. Namun demikian Penicillin tetap digunakan selain karena harganya yang murah juga produksinya yang mudah.</p>
<p>c)      Polypeptida meliputi Bacitracin, Polymixin B dan Vancomycin. Ketiganya bersifat bakterisidal. Bacitracin dan Vancomycin sama-sama menghambat sintesis dinding sel. Bacitracin digunakan untuk bakteri gram positif, sedangkan Vancomycin digunakan untuk bakteri<em>Staphilococcus</em> dan <em>Streptococcus</em>. Adapun Polymixin B digunakan untuk bakteri gram negatif.</p>
<p>d)     Cephalosporin (masih segolongan dengan Beta-laktam) memiliki mekanisme kerja yang hampir sama yaitu dengan menghambat sintesis peptidoglikan dinding sel bakteri. Normalnya sintesis dinding sel ini diperantarai oleh PBP (Penicillin Binding Protein) yang akan berikatan dengan D-alanin-D-alanin, terutama untuk membentuk jembatan peptidoglikan. Namun keberadaan antibiotik akan membuat PBP berikatan dengannya sehingga sintesis dinding peptidoglikan menjadi terhambat.<a name="_ednref8" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn8">[8]</a></p>
<p>e)      Ampicillin memiliki mekanisme yang sama dalam penghancuran dinding peptidoglikan, hanya saja Ampicillin mampu berpenetrasi kepada bakteri gram positif dan gram negatif. Hal ini disebabkan keberadaan gugus amino pada Ampicillin, sehingga membuatnya mampu menembus membran terluar (<em>outer membran</em>) pada bakteri gram negatif.<a name="_ednref9" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn9">[9]</a></p>
<p>f)       Penicillin jenis lain, seperti Methicillin dan Oxacillin, merupakan antibiotik bakterisidal yang digunakan untuk menghambat sintesis dinding sel bakteri. Penggunaan Methicillin dan Oxacillin biasanya untuk bakteri gram positif yang telah membentuk kekebalan (resistansi) terhadap antibiotik dari golongan Beta-laktam.</p>
<p>g)      Antibiotik jenis inhibitor sintesis dinding sel lain memiliki spektrum sasaran yang lebih luas, yaitu Carbapenems, Imipenem, Meropenem. Ketiganya bersifat bakterisidal.</p>
<p>2.      Antibiotik yang menghambat transkripsi dan replikasi. Yang termasuk ke dalam golongan ini adalah Quinolone, <a title="Rifampicin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rifampicin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Rifampicin</a>,<a title="Actinomycin D (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Actinomycin_D&amp;action=edit&amp;redlink=1">Actinomycin D</a>, <a title="Nalidixic acid (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nalidixic_acid&amp;action=edit&amp;redlink=1">Nalidixic acid</a>, Lincosamides, Metronidazole.</p>
<p>a)      Quinolone merupakan antibiotik bakterisidal yang menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara masuk melalui porins dan menyerang DNA girase dan topoisomerase sehingga dengan demikian akan menghambat replikasi dan transkripsi DNA.<a name="_ednref10" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn10">[10]</a> Quinolone lazim digunakan untuk infeksi traktus urinarius.</p>
<p>b)      Rifampicin (Rifampin) merupakan antibiotik bakterisidal yang bekerja dengan cara berikatan dengan β-subunit dari RNA polymerase sehingga menghambat transkripsi RNA dan pada akhirnya sintesis protein.<a name="_ednref11" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn11">[11]</a> Rifampicin umumnya menyerang bakteri spesies<em>Mycobacterum</em>.</p>
<p>c)      Nalidixic acid merupakan antibiotik bakterisidal yang memiliki mekanisme kerja yang sama dengan Quinolone, namun Nalidixic acid banyak digunakan untuk penyakit demam tipus.</p>
<p>d)     Lincosamides merupakan antibiotik yang berikatan pada subunit 50S  dan banyak digunakan untuk bakteri gram positif, anaeroba<em>Pseudomemranous colitis</em>. Contoh dari golongan Lincosamides adalah Clindamycin.</p>
<p>e)      Metronidazole merupakan antibiotik bakterisidal diaktifkan oleh anaeroba dan berefek menghambat sintesis DNA.</p>
<p>3.      Antibiotik yang menghambat sintesis protein. Yang termasuk ke dalam golongan ini adalah Macrolide, Aminoglycoside, Tetracycline,<a title="Chloramphenicol (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chloramphenicol&amp;action=edit&amp;redlink=1">Chloramphenicol</a>,<a title="Kanamycin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kanamycin&amp;action=edit&amp;redlink=1"> Kanamycin</a>, <a title="Oxytetracycline (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oxytetracycline&amp;action=edit&amp;redlink=1">Oxytetracycline</a>.</p>
<p>a)      Macrolide, meliputi Erythromycin dan Azithromycin, menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara berikatan pada subunit 50S ribosom, sehingga dengan demikian akan menghambat translokasi peptidil tRNA yang diperlukan untuk sintesis protein. Peristiwa ini bersifat bakteriostatis, namun dalam konsentrasi tinggi hal ini dapat bersifat bakteriosidal. Macrolide biasanya menumpuk pada leukosit dan akan dihantarkan ke tempat terjadinya infeksi.<a name="_ednref12" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn12">[12]</a> Macrolide biasanya digunakan untuk <em>Diphteria</em>, <em>Legionella mycoplasma</em>, dan <em>Haemophilus</em>.</p>
<p>b)      Aminoglycoside meliputi Streptomycin, Neomycin, dan Gentamycin, merupakan antibiotik bakterisidal yang berikatan dengan subunit 30S/50S sehingga menghambat sintesis protein. Namun antibiotik jenis ini hanya berpengaruh terhadap bakteri gram negatif.</p>
<p>c)      Tetracycline merupakan antibiotik bakteriostatis yang berikatan dengan subunit ribosomal 16S-30S dan mencegah pengikatan aminoasil-tRNA dari situs A pada ribosom, sehingga dengan demikian akan menghambat translasi protein.<a name="_ednref13" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn13">[13]</a> Namun antibiotik jenis ini memiliki efek samping yaitu menyebabkan gigi menjadi berwarna dan dampaknya terhadap ginjal dan hati.</p>
<p>d)     Chloramphenicol merupakan antibiotik bakteriostatis yang menghambat sintesis protein dan biasanya digunakan pada penyakit akibat kuman <em>Salmonella</em>.</p>
<p>4.      Antibiotik yang menghambat fungsi membran sel. Contohnya antara lain Ionimycin dan Valinomycin. Ionomycin bekerja dengan meningkatkan kadar kalsium intrasel sehingga mengganggu kesetimbangan osmosis dan menyebabkan kebocoran sel.<a name="_ednref14" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn14">[14]</a></p>
<p>5.      Antibiotik yang menghambat bersifat antimetabolit. Yang termasuk ke dalam golongan ini adalah Sulfa atau Sulfonamide, Trimetophrim, Azaserine.</p>
<p>a)      Pada bakteri, Sulfonamide bekerja dengan bertindak sebagai inhibitor kompetitif terhadap enzim dihidropteroate sintetase (DHPS).<a name="_ednref15" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn15">[15]</a> Dengan dihambatnya enzim DHPS ini menyebabkan tidak terbentuknya asam tetrahidrofolat bagi bakteri.<a name="_ednref16" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn16">[16]</a> Tetrahidrofolat merupakan bentuk aktif asam folat<a name="_ednref17" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn17">[17]</a>, di mana fungsinya adalah untuk berbagai peran biologis di antaranya dalam produksi dan pemeliharaan sel serta sintesis DNA dan protein.<a name="_ednref18" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn18">[18]</a> Biasanya Sulfonamide digunakan untuk penyakit <em>Neiserria </em>meningitis.</p>
<p>b)      Trimetophrim juga menghambat pembentukan DNA dan protein melalui penghambatan metabolisme, hanya mekanismenya berbeda dari Sulfonamide. Trimetophrim akan menghambat enzim dihidrofolate reduktase yang seyogyanya dibutuhkan untuk mengubah dihidrofolat (DHF) menjadi tetrahidrofolat (THF).</p>
<p>c)      Azaserine (O-diazo-asetyl-I-serine) merupakan antibiotik yang dikenal sebagai purin-antagonis dan analog-glutamin. Azaserin mengganggu jalannya metabolisme bakteri dengan cara berikatan dengan situs yang berhubungan sintesis glutamin, sehingga mengganggu pembentukan glutamin yang merupakan salah satu asam amino dalam protein.<a name="_ednref19" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_edn19">[19]</a></p>
<p>Yang perlu diperhatikan dalam pemberian antibiotik adalah dosis serta jenis antibiotik yang diberikan haruslah tepat. Jika antibiotik diberikan dalam jenis yang kurang efektif atau dosis yang tanggung maka yang terjadi adalah bakteri tidak akan mati melainkan mengalami mutasi atau membentuk kekebalan terhadap antibiotik tersebut.</p>
<p>Daftar Pustaka</p>
<p><a name="_edn1" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref1">[1]</a> Mueller M, De la Pena A, Derendorf H. Issues in pharmacokinetics and pharmacodynamics of anti-infective agents: kill curves versus MIC. Antimicrobial agents and chemotherapy 2004;48:369-77.</p>
<p><a name="_edn2" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref2">[2]</a> Craig WA. Choosing an antibiotic on the basis of pharmacodynamics. Ear NoseThroat J 1998;77:7-11.</p>
<p><a name="_edn3" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref3">[3]</a> Van Saene HKF, Silvestri L, De la Cal MA. In: Gullo A, editor. Infection control in the intensive care unit. 2<sup>nd</sup> ed. Milan: Springer; 2005. p. 91-155.</p>
<p><a name="_edn4" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref4">[4]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Antibiotik [Online]. 2009 April 4 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antibiotika">URL:http://id.wikipedia.org/wiki/Antibiotik</a></p>
<p><a name="_edn5" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref5">[5]</a> Koolman J, Roehm KH. Color atlas of biochemistry. 2<sup>nd</sup> ed. New York: Thieme; 2005.</p>
<p><a name="_edn6" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref6">[6]</a> SERVA electrophoresis. Antibiotics. [Online]. 2009 April 7 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://www.serva.de/servaWeb/www_root/ar03/templates/Ar03ProductFamily.jsp?language=En&amp;organisation=001&amp;shopNavSeq=6">http://www.serva.de/servaWeb/www_root/ar03/templates/Ar03ProductFamily.jsp?language=En&amp;organisation=001&amp;shopNavSeq=6</a></p>
<p><a name="_edn7" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref7">[7]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Penicillin [Online]. 2009 April 1 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Penicillin">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Penicillin</a></p>
<p><a name="_edn8" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref8">[8]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Cephalosporin [Online]. 2009 March 29 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cephalosporin">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Cephalosporin</a></p>
<p><a name="_edn9" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref9">[9]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Ampicillin [Online]. 2009 April 4 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ampicillin">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Ampicillin</a></p>
<p><a name="_edn10" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref10">[10]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Quinolone [Online]. 2009 March 29 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Quinolone">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Quinolone</a></p>
<p><a name="_edn11" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref11">[11]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Rifampicin [Online]. 2009 April 4 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rifampicin">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Rifampicin</a></p>
<p><a name="_edn12" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref12">[12]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Macrolide [Online]. 2009 March 18 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Macrolide">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Macrolide</a></p>
<p><a name="_edn13" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref13">[13]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Tetracycline [Online]. 2009 April 1 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tetracycline">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Tetracycline</a></p>
<p><a name="_edn14" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref14">[14]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Ionomycin [Online]. 2009 Jan 22 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ionomycin">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Ionomycin</a></p>
<p><a name="_edn15" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref15">[15]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Sulfonamide [Online]. 2009 March 27 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sulfonamide">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Sulfonamide</a></p>
<p><a name="_edn16" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref16">[16]</a>Wikipedia the free encyclopaedia. Dihydropteroate synthetase [Online]. 2008 June 30 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dihydropteroate%20synthetase%20">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Dihydropteroate synthetase</a></p>
<p><a name="_edn17" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref17">[17]</a> Murray RK. Granner DK, Rodwell VW. Biokimia Harper. Jakarta: EGC; 2009.</p>
<p><a name="_edn18" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref18">[18]</a> Wikipedia the free encyclopaedia. Folic acid [Online]. 2009 April 5 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Folic%20acid">URL:http://en.wikipedia.org/wiki/Folic acid</a></p>
<p><a name="_edn19" href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/#_ednref19">[19]</a> National Cancer Institute. NCI Drug Dictionary: Azaserine. [Online]. 2009 [cited 2009 April 7]; Available from: URL:<a href="http://www.cancer.gov/Templates/drugdictionary.aspx?CdrID=39156">http://www.cancer.gov/Templates/drugdictionary.aspx?CdrID=39156</a></p>
<p><a href="http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/">http://sectiocadaveris.wordpress.com/artikel-kedokteran/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=67&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/antibiotik-mekanisme-cara-kerja-dan-klasifikasinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 Trik Olahraga Dapatkan Tubuh Ideal</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/5-trik-olahraga-dapatkan-tubuh-ideal/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/5-trik-olahraga-dapatkan-tubuh-ideal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:47:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[olah raga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[SIAPA yang tidak tahu bahwa olahraga itu penting? Olahraga merupakan salah satu cara penting di samping nutrisi dan istirahat yang cukup untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan lebih sehat. Orang-orang yang berolahraga memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit jantung, diabetes, kanker, dan juga memiliki kualitas tidur lebih baik. Biasanya bagi orang-orang sibuk terutama para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=65&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SIAPA yang tidak tahu bahwa olahraga itu penting? Olahraga merupakan salah satu cara penting di samping nutrisi dan istirahat yang cukup untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan lebih sehat.</p>
<p>Orang-orang yang berolahraga memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit jantung, diabetes, kanker, dan juga memiliki kualitas tidur lebih baik. Biasanya bagi orang-orang sibuk terutama para eksekutif muda, baik pria maupun wanita, faktor waktu, energi, atau rasa tidak suka/malas menjadi alasan utama untuk tidak berolahraga.</p>
<p>Associate Manager Nutrifood Research Center Agustino Romulo memberikan panduan kepada Anda agar lebih mudah dalam berolahraga dan tentu saja olahraga akan terasa lebih menyenangkan.</p>
<p><strong>Do something different ketika sedang menonton TV!</strong></p>
<p>Jika Anda mengaku bahwa waktu menjadi batasan utama Anda dalam berolahraga, maka coba ingat-ingat berapa waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi? Hindari kebiasaan mengemil ketika sedang menonton acara TV kesukaan Anda. Gantikanlah dengan melakukan gerakan olahraga sebenarnya, seperti mengangkat barbel, ataupun Anda bisa berjalan kaki di tempat. Lebih baik lagi, jika Anda mampu mematikan TV Anda, kemudian menggantikan waktu tersebut untuk melakukan aktivitas fisik, seperti membersihkan rumah, berjalan kaki di luar, ataupun bermain bersama anak-anak Anda.</p>
<p><strong>Ubahlah gaya hidup Anda! Berjalan kaki lah lebih banyak lagi!</strong></p>
<p>Ingat, Anda tidak perlu datang ke gym jika memang Anda tidak sempat. Namun, gantikan gaya hidup Anda dengan hal-hal yang lebih memacu Anda bergerak lebih banyak, seperti tidak menggunakan lift/eskalator ketika hendak ke lantai yang lebih tinggi, tetapi menggunakan tangga manual sehingga berjalan kaki lebih banyak. Jika hendak pergi ke suatu tempat yang dekat, pertimbangkan untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor pribadi. Berjalan kakilah atau bersepeda jika memang memungkinkan.</p>
<p>Lakukanlah olahraga minimal 30 menit per hari dan Anda tidak perlu bingung terhadap jenis olahraga yang akan dilakukan. Berjalan kaki/jogging merupakan salah satu contoh olahraga yang mudah dan murah yang bisa dilakukan setiap hari, bukan?</p>
<p>Salah satu penelitan yang dipublikasikan dalam Archives of Gerontology and Geriatrics (2010), menyatakan bahwa kesehatan jantung akan semakin menurun jika level aktivitas fisik Anda semakin berkurang.</p>
<p><strong>Tidak mau olahraga karena saya tidak suka! Telusuri alasannya dan temukan solusinya!</strong></p>
<p>Bagi beberapa orang, olahraga menjadi hal yang tidak menyenangkan karena harus berkeringat, dan hal itu mungkin terasa tidak menyenangkan. Beberapa orang lebih menyukai membaca buku, menjahit, menonton TV, atau bioskop.</p>
<p>Jika memang Anda merasa seperti itu, ada beberapa olahraga yang tetap berfungsi tanpa harus berkeringat berlebihan, seperti berolahraga yoga di ruangan ber-AC, ataupun berenang. Berenang merupakan salah satu alternatif yang baik untuk membakar kalori tubuh sekaligus membentuk otot Anda, dan juga menghindari keringat tentunya! Berenang juga tidak berisiko besar terhadap kesehatan persendian Anda.</p>
<p>Atau mungkin jika merasa minder untuk pergi ke gym karena memiliki berat badan berlebih, cobalah untuk berolahraga di rumah seperti menggunakan video latihan, berjalan kaki dengan teman, ataupun membentuk senam bersama sesama teman yang peduli dengan kesehatan Anda. Namun demikian, sebenarnya Anda tidak perlu merasa minder. Karena dengan niat dan motivasi yang kuat untuk hidup sehat, perasaan demikian dapat Anda atasi.</p>
<p><strong>Thinking out of the box! </strong></p>
<p>Jika memang merasa bosan dengan olahraga yang itu-itu saja, cobalah olahraga lain yang baru untuk Anda. Temukan aktivitas yang memang Anda senangi, kemudian pikirkan cara-cara lain seperti inline skating, menari, salsa, atau bahkan berkebun. Dengarkanlah musik kesukaan Anda ketika sedang bersepeda baik di gym ataupun di luar rumah ataupun sedang berjalan kaki, pastinya Anda akan merasa lebih bersemangat! Olahraga beramai-ramai (group exercise) seperti</p>
<p>body combat, body pump, ataupun membuka kelas aerobic sendiri dengan teman-teman juga dapat menjadi alternatif lain untuk membunuh kebosanan Anda dalam berolahraga.</p>
<p><strong>Berolahragalah di kantor Anda!</strong></p>
<p>Bagi para eksekutif di kantor, duduk di depan komputer dan mengetik merupakan dua hal utama yang sering dilakukan. Semakin lama duduk, nonton video, ataupun aktivitas lain yang bisa dibilang hanya sedikit bergerak (sedentary lifestyle) ternyata berasosiasi dengan penumpukan lemak yang lebih banyak dan meningkatkan resiko obesitas serta diabetes tipe 2. Individu yang lebih banyak berdiri dan lebih banyak bergerak memiliki profil lemak tubuh serta gula darah lebih baik dibandingkan dengan yang hanya duduk saja.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=65&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/5-trik-olahraga-dapatkan-tubuh-ideal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pengetahuan obat-obatan</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/pengetahuan-obat-obatan/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/pengetahuan-obat-obatan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:44:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[obat-obatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya tidak ada penyakit yang dianggap ringan ataupun berat. Semua tergantung sudut pandang kita terhadap diri kita sendiri. Suatu contoh orang yang menderita penyakit kanker ataupun tumor. Namun orang tersebut selalu berpikir positif sambil terus berusaha menyembuhkan penyakitnya dengan kegigihan dan keceriaan. Pasti hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan dengan orang yang berpikir negative terhadap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=63&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya tidak ada penyakit yang dianggap ringan ataupun berat. Semua tergantung sudut pandang kita terhadap diri kita sendiri.</p>
<p>Suatu contoh orang yang menderita penyakit kanker ataupun tumor. Namun orang tersebut selalu berpikir positif sambil terus berusaha menyembuhkan penyakitnya dengan kegigihan dan keceriaan. Pasti hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan dengan orang yang berpikir negative terhadap dirinya sendiri.</p>
<p>Didalam dunia medis penyakit ada beberapa yang dianggap ringan namun begitu kalau dibiarkan terus akan menjadi lebih parah.</p>
<p>Jadi kalau anda menderita suatu penyakit, yang pertama-tama harus anda lakukan adalah tetap berpikir positif dan yakin bahwa sakit anda akan sembuh.</p>
<p>Ada beberapa jenis obat-obatan yang terdapat di alam maupun obat sintetik yang jumlahnya mencapai ribuan. Obat sintetik dijual di toko obat ataupun di apotek. Menurut saya anda harus mendapatkan obat tersebut di apotek yang terpercaya. Kalau di Indonesia, apotek yang terpercaya adalah apotek Kimia Farma (bukan promosi lho…..kebetulan saya memang bekerja di sini). Apotek kimia farma memiliki jaringan di seluruh Indonesia dan merupakan apotek tertua di Indonesia dan sebuah BUMN sehingga tidak hanya mencari keuntungan bisnis saja melainkan juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi websitenya di: www.kimiafarmaapotek.com</p>
<p>Anda pasti tahu begitu prospeknya bisnis obat di Indonesia sehingga memicu persaingan tidak sehat dan beredarnya obat-obatan yang ilegal. Berapa banyak kasus obat palsu yang pernah ditemukan dan memang disinyalir transaksi obat palsu ataupun illegal di Indonesia lebih besar dari yang terdaftar resmi di Badan POM. Untuk itu beli lah obat di tempat terpercaya walaupun agak lebih mahal sedikit yang penting kualitasnya terjamin.</p>
<p>Beberapa obat-obatan yang biasa digunakan oleh masyarakat Indonesia antara lain:<br />
1. antibiotika<br />
2. Penurun panas dan demam<br />
3. Obat-obat diare<br />
4. Obat batuk dan pilek<br />
5. multivitamin<br />
6. Radang tenggorokan.<br />
7. Ambien</p>
<p>Antiotika biasanya digunakan untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oeh infeksi bakteri. Cirinya adalah panas dan demam yang lebih dari 2 hari. Biasanya dikasih obat penurun panas bisa langsung turun namun setelah beberapa jam akan panas lagi.</p>
<p>Kalau anda sakit batuk atau panas badan yang menyebabkan menggigil biasanya diperlukan antibiotika.</p>
<p>Antibiotika apa saja yang dibutuhkan?<br />
Di sini saya akan menjelaskan beberapa jenis antibiotika yang umum digunakan.</p>
<p>Amoksisilin.</p>
<p>Kandungan antibiotika ini sering terdapat dalam bentuk generic ataupun paten. Obat generic adaah obat yang disubsidi pemerintah. Ciri-cirinya adalah nama dan kandungan obatnya sama. Contoh nama amoksisilin kandungannya juga amoksisilin.</p>
<p>Sedangkan obat paten adalah obat yang diproduksi oleh pabrik obat tanpa subsidi pemerintah. Cirinya adalah nama dan kandungan obat berbeda. Contoh amoksan yang diproduksi oeh PT. Sanbe farma. Kandungan obatnya adalah amoksisilin. Jadi antara amoksan dan amoksisilin generic itu mempunyai kandungan obat yang sama.</p>
<p>Di apotek saya sering menjumpai banyak kasus yang menggunakan antibiotika amoksisilin ini. Untuk penyakit seperti demam, panas, pilek, batuk, sakit gigi ringan, biasanya sudah cukup memakai antibiotic ini. Berapa dosisnya?</p>
<p>Dosis dewasa adalah 500 mg sekali minum, sehari 3 kali. Minimal diminum selama 3 hari. Misalnya baru minum 2 hari sudah sembuh, tetap diteruskan hari berikutnya. Maksudnya apa?</p>
<p>Supaya pengobatannya tuntas dan tidak akan timbul resisten bakterinya terhadap antibiotika. Sehingga suatu saat kalau terjadi infeksi lagi sudah tidak mempan memakai antibiotika tersebut.</p>
<p>Bagaimana dengan anak-anak?<br />
Untuk anak-anak perlu diberikan amoksisilin dalam bentuk tetes ataupun syrup. Baca aturan pakainya di brosur yang tersedia. Biasanya disesuaikan dengan berat badan dan usia anak. Kalau anda kesulitan menentukan dosis nya bisa menghubungi saya melalui email saya di : didiksugi@gmail.com insya Allah nanti langsung saya balas</p>
<p>Ciprofoxacin</p>
<p>Antibiotik ini lebih bagus kasiatnya dibanding amoksisilin. Namun saya harapkan anda menggunakannya kalau memang amoksisilin sudah tidak mempan lagi. Mengapa begitu?……Karena kalau pakai amoksisilin saja bisa, mengapa anda harus pakai ciprofloxacin ini. Selain itu jika anda memakai amoksisilin saja sudah sembuh berarti anda hanya infeksi ringan.</p>
<p>Beberapa kesalahan yang sering diakukan orang adalah mereka sering terlalu ingin cepat sembuh. Sehingga sakit sedikit saja sudah dikasih antibiotika yang tinggi. Ini akan berakibat suatu saat tubuh akan resisten terhadap antibiotika yang sering kita pakai. Akibatnya apa ? …..jika suatu saat anda sakit yang lebih parah lagi dari sebelumnya, maka diperlukan antiobiotika yang lebih tinggi lagi. Lama-lama sudah tidak ada antibiotika yang mampu lagi menyembuhkan infeksi yang diderita.</p>
<p>Saya pernah menjumpai seorang pasien yang luka di bagian tubuhnya, namun tidak sembuh dengan memakai antibiotika yang paling bagus sekalipun.. ternyata setelah di cek di laboratorium, semua antibiotika yang ada sudah resisten terhadap tubuh si pasien. Akibatnya penyakit pasien susah untuk disembuhkan.</p>
<p>Itulah sebabnya penggunaan antiobiotika harus hati-hati dan disesuaikan aturan pakainya. Pakailah antibiotika yang ringan dulu sebelum anda memakai yang lebih berat (generasi terbaru).</p>
<p>Cefadroxil</p>
<p>Tersedia dalam bentuk cair ataupun tabet. Contoh yang mengandung cefadroxil seperti: cefat, dan lainnya. Biasanya digunakan untuk jenis penyakit batuk yang berat, pilek berat,dan infeksi saluran nafas lainnya. Harus hati-hati pemakaian pada orang-orang yang alergi cedroxil. Karena bisa menyebabkan alergi yang berat. Sayang di Indonesia belum ada alat untuk mengetes alergi seseorang terhadap antibiotika tertentu. Jadi yang penting kita harus waspada bila terjadi alergi obat. Apa ciri-ciri seseorang yang alergi terhadap suatu obat?</p>
<p>Biasanya terjadi bintik-bintik merah pada kulitnya. Kalau terjadi seperti itu anda harus menghentikan pengobatannya dan konsultasikan kedokter anda. Tapi tidak perlu kawatir. Orang yang alergi terhadap antibiotika ini sangat jarang. Mungkin 1 banding 1 juta orang saja.</p>
<p>Cefadroxil biasanya dikombinasikan dengan obat-obat anti alergi. Untuk yang racikan bisa dibuat serbuk atau puyer. Sedangkan dewasa diminum sendiri-sendiri sesuai dosis.</p>
<p>Obat Anti demam atau Panas</p>
<p>Apabila anak anda atau atau anda sendiri menderita panas dingin badannya sebaiknya anda segera minum obat-obatan anti demam yang ada di apotek.</p>
<p>Misalnya : pamol, sanmol, dan beberapa penurun panas yang mengandung paracetamol. Ingat minumnya harus sesuai dosis. Kalau anak-anak ya harus memakai yang sirup. Dewasa memakai yang bentuk tablet.</p>
<p>Kalau sampai 2 hari tidak ada perkembangan perlu anda tambahkan minum antibiotika jenis amoksisilin atau yang lainnya. Sesuaikan dengan berat ringannya penyakit.</p>
<p>Jangan lupa minum air putih yang banyak dan juga tambahkan multivitamin yang cukup. Seperti : enervon C, ester C, redoxon, dan lain-lain yang tersedia di apotek.</p>
<p>Obat penurun panas yang lebih cepat anda bisa menggunakan Proris atau yang sejenisnya. Proris ini mempunyai kandungan ibuprofen dengan efek utama penurun panas yang lebih cepat di banding dengan paracetamol.</p>
<p>(diambil dari blognya pak Didik Sugiyanto.)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=63&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/pengetahuan-obat-obatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuntun Wanita Menuju Orgasme</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/menuntun-wanita-menuju-orgasme/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/menuntun-wanita-menuju-orgasme/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Berbeda dari laki-laki, perempuan memerlukan banyak prasyarat dan syarat agar hubungan seksualnya membuahkan orgasme. Di sinilah pasangan laki-laki banyak mengambil peran. Apa saja yang harus dipahami dan dilakukan pasangan laki-laki sebelum, ketika sedang berlangsung, dan sesudah ritual suami-istri? Menurut dr.Sylvia Detri Elvira, Sp.KJ, dari Departemen Psikiatri FKUI, Jakarta, terdapat beberapa faktor yang mendukung agar orgasme [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=60&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbeda dari laki-laki, perempuan memerlukan banyak prasyarat dan syarat agar hubungan seksualnya membuahkan orgasme. Di sinilah pasangan laki-laki banyak mengambil peran. Apa saja yang harus dipahami dan dilakukan pasangan laki-laki sebelum, ketika sedang berlangsung, dan sesudah ritual suami-istri?</p>
<p>Menurut dr.Sylvia Detri Elvira, Sp.KJ, dari Departemen Psikiatri FKUI, Jakarta, terdapat beberapa faktor yang mendukung agar orgasme dapat dicapai oleh seorang perempuan, antara lain:</p>
<p>1. Pasangan yang benar-benar disukai, disayangi, dicintai.</p>
<p>2. Suasana romantis yang dialami sebelum dan selama hubungan seksual. Untuk mencapai suasana ini, beberapa jam atau bahkan beberapa hari sebelumnya pasangan dapat memberikan kata-kata yang lembut, menyanjung, dan mengarah ke suasana romantis.</p>
<p>3. Lingkungan yang nyaman. Misalnya, kamar tidur yang tenang dan nyaman. Lampu yang redup dan musik yang lembut dapat membantu terciptanya suasana nyaman dalam kamar tidur.</p>
<p>4. Merasa diinginkan dan dicintai. Perasaan ini sangat diperlukan seorang perempuan. Dari perilaku dan bahasa tubuh dapat diketahui apakah suami atau pasangannya benar-benar menginginkan atau menyenangkan hatinya.</p>
<p>5. Pasangan laki-laki mengerti cara merangsang daerah-daerah tertentu yang membuat pasangannya terangsang, misalnya klitoris atau payudara. Ini tergantung masing-masing individu. Untuk mengetahui hal itu, ia dapat menanyakan dan mendiskusikan kepada sang perempuan atau istri. Ia semestinya juga tidak melakukan perangsangan pada daerah-daerah yang tidak disukai pasangannya.</p>
<p>6. A good flow of natural lubrication. Seorang perempuan akan lebih nyaman bila dapat mengalami lubrikasi secara alamiah. Namun bila sudah tidak mampu, misalnya pada masa menopause, hal ini dapat diatasi dengan pemberian cairan lubrikan sintetis, seperti jelly dengan pelbagai merek yang ada.</p>
<p>Kalau semua upaya di atas telah dilakukan, percayalah seorang perempuan akan terbantu untuk mencapai orgasmenya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=60&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/menuntun-wanita-menuju-orgasme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alasan Wanita Menerima Ajakan Bercinta</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/alasan-wanita-menerima-ajakan-bercinta/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/alasan-wanita-menerima-ajakan-bercinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:09:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[BAGI wanita, seks tak hanya melulu urusan menggapai the big O. Tapi, banyak faktor lainnya yang  membuat wanita menerima ajakan bercinta dengan pasangannya. Apa saja? Dari mengusir kebosanan, untuk menambah keharmonisan hubungan, atau sekadar untuk mengobati sakit kepala. Romantisme dan gairah, tak lagi menjadi alasan nomor wahid. Namun dua hal tersebut menduduki nomor terakhir di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=58&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BAGI wanita, seks tak hanya melulu urusan menggapai the big O. Tapi, banyak faktor lainnya yang  membuat wanita menerima ajakan bercinta dengan pasangannya. Apa saja?</p>
<p>Dari mengusir kebosanan, untuk menambah keharmonisan hubungan, atau sekadar untuk mengobati sakit kepala. Romantisme dan gairah, tak lagi menjadi alasan nomor wahid. Namun dua hal tersebut menduduki nomor terakhir di antara semua alasan tersebut.</p>
<p>Berdasarkan buku yang ditulis Cindy Meston dan David Buss, Why Women Have Sex, highlight 200 specific reasons, satu wanita mengaku bahwa ia melakukan hubungan intim dengan suaminya hanya karena kewajiban belaka.</p>
<p>&#8220;Penelitian menunjukkan, kebanyakan pria mencari banyak wanita dari daya tarik seksual yang dimiliki. Sebaliknya, kebanyakan wanita tidak menemukan banyak pria lewat daya tarik seksualnya,&#8221; ungkap kedua penulis yang juga menjabat sebagai Professor Psychology di University of Texas.</p>
<p>Prof Meston membeberkan beberapa alasan mengapa wanita mau melakukan seks. Sejauh ini jawaban yang diterimanya, kebanyakan wanita melakukan seks dengan dilandasi rasa jemu.</p>
<p>Sebanyak 84 persen mengaku melakukan senggama hanya untuk membuat kehidupan rumah tangganya baik-baik saja. Karena seks merupakan bagian dari hubungan suami istri. Maka wanita menerima ajakan pasangannya untuk bergumul.</p>
<p>Salah seorang wanita memaparkan kepada Prof Meston, lewat hubungan intim, ia bisa mendapatkan pengalaman spiritual. &#8220;Seks adalah cara untuk mendekatkan diri dengan Tuhan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ada juga wanita yang melakukan untuk mengobati sakit kepala dan meredakan stres. &#8220;Aku melakukan seks untuk menghilangkan kebosanan. Seks lebih mudah dilakukan daripada harus bertengkar dengan pasangan. Selain itu, seks memberikan aku sesuatu untuk diraih (orgasme),&#8221; ujar salah satu wanita yang diwawancarai Prof Meston.</p>
<p>Untuk wanita lainnya, mereka mengatakan tidak mungkin dengan berhubungan seks dapat menyembuhkan migrain ataupun stres yang tengah melanda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=58&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/alasan-wanita-menerima-ajakan-bercinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memberi ASI Lebih Lama Ternyata Lebih Banyak Manfaatnya Loh</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/memberi-asi-lebih-lama-ternyata-lebih-banyak-manfaatnya-loh/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/memberi-asi-lebih-lama-ternyata-lebih-banyak-manfaatnya-loh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:07:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[breastfeeding]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[asi]]></category>
		<category><![CDATA[menyusui]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah Anda bahwa semakin lama Anda memberi ASI pada bayi Anda, akan semakin banyak manfaat yang diperoleh? Para ahli mengatakan bahwa paling tidak ibu-ibu diharapkan untuk dapat memberikan ASI selama kurang lebih satu tahun. Para peneliti menemukan bahwa dewasa ini mayoritas ibu-ibu baru telah memilih untuk memberikan bayi mereka asupan nutrisi lengkap dalam bentuk ASI. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=56&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah Anda bahwa semakin lama Anda memberi ASI pada bayi Anda, akan semakin banyak manfaat yang diperoleh? Para ahli mengatakan bahwa paling tidak ibu-ibu diharapkan untuk dapat memberikan ASI selama kurang lebih satu tahun.</p>
<p>Para peneliti menemukan bahwa dewasa ini mayoritas ibu-ibu baru telah memilih untuk memberikan bayi mereka asupan nutrisi lengkap dalam bentuk ASI. Namun sayangnya pemberian ASI dihentikan lebih awal daripada yang seharusnya. Hal ini membuat sebagian besar dokter menilai bahwa kecukupan nutrisi bayi belum terpenuhi secara optimal bagi kesehatannya.</p>
<p>Bagi sebagian orang, menyusui di tempat umum tidaklah semudah yang dibayangkan atau diharapkan. Dengan kondisi lingkungan yang sedemikian padat, dan banyaknya orang yang lalu lalang tentu membuat ibu tidak leluasa untuk menyusui bayinya. Lainnya tidak setuju menyusui karena faktor gaya hidup, dan banyaknya orang yang masih beranggapan bahwa menyusui bayi membuat payudara menjadi kendur dan tidak indah. Namun pendapat tersebut tidak benar, kaerna payudara yang kendur disebabkan karena faktor membesarnya payudara selama masa kehamilan.</p>
<p>Seorang peneliti epidemiologist mengatakan, sebagian besar bayi mendapatkan ASI hanya dalam bulan-bulan pertamannya saja. Namun ketika bayi telah berumur dua atau tiga bulan, pemberian ASI dihentikan karena ibu sudah harus kembali bekerja.</p>
<p>Perlu diketahui, bahwa ASI adalah makanan paling bernutrisi bagi bayi, karena ASI mengandung enzim dan antibody. Para ahli telah mencoba membuat ASI namun tidak mampu mengkopi seluruh nutrisi yang terkandung di dalamnya. Para ibu juga mendapat keuntungan dengan menyusui bayinya. Bayi dapat terlindung dari penyakit diare dan infeksi (seperti infeksi telinga dan saluran pernapasan). Dan dari sebuah penelitian baru menunjukan ASI tidak menyebabkan obesitas di kemudian hari dan jauh dari resiko terkenanya diabetes. Selain itu, dengan memberikan ASI, terjalin suatu ikatan khusus antara ibu dan bayi. Ikatan ini sangat penting bagi emosional dan perkembangan intelektual bayi. Pemberian ASI juga dikaitkan dengan menurunkan resiko berkembangnya kanker payudara sebelum menopuse, dan wanita menyusui akan kembali ke berat badan sebelum hamil lebih cepat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=56&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/memberi-asi-lebih-lama-ternyata-lebih-banyak-manfaatnya-loh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyusui Bikin Badan sang Ibu Langsing</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/menyusui-bikin-badan-sang-ibu-langsing/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/menyusui-bikin-badan-sang-ibu-langsing/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:05:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[breastfeeding]]></category>
		<category><![CDATA[menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[MANFAAT air susu ibu (ASI) bagi bayi tentu sudah tak diragukan lagi. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa menyusui juga dapat membantu ibu tetap langsing hingga beberapa tahun mendatang. Para peneliti menemukan lebih banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh perempuan yang memberikan ASI langsung kepada anaknya. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa perempuan yang menyusui bisa membantu mengurangi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=54&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MANFAAT air susu ibu (ASI) bagi bayi tentu sudah tak diragukan lagi. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa menyusui juga dapat membantu ibu tetap langsing hingga beberapa tahun mendatang.</p>
<p>Para peneliti menemukan lebih banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh perempuan yang memberikan ASI langsung kepada anaknya. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa perempuan yang menyusui bisa membantu mengurangi lemak perut yang dimiliki, bahkan untuk beberapa puluh tahun ke depan.</p>
<p>Hasil penelitian yang akan dipresentasikan dalam konferensi kesehatan kardiosvakular American Heart Association di San Fransisco ini menunjukkan, perempuan usia menengah yang konsisten menyusui anaknya memiliki lingkar pinggang yang rata-rata 2,6 inci lebih kecil dibandingkan perempuan yang tidak pernah menyusui.</p>
<p>”Lemak di perut merupakan tempat yang paling tidak sehat untuk menyimpan lemak bagi perempuan dan menyusui bisa benar-benar bermanfaat untuk menghilangkan lemak yang buruk ini,” kata peneliti utama dari University of Pittsburgh, Amerika Serikat, Candance McClure PhD seperti dikutip di HealthDay News.</p>
<p>Bagi bayi sendiri, menurut Department of Health and Human Services Amerika Serikat, menyusui sangat bermanfaat terutama menurunkan risiko infeksi telinga, asma, masalah perut, penyakit pernapasan, kulit alergi, diabetes, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).</p>
<p>Sementara untuk ibu, penelitian telah menunjukkan bahwa menyusui dapat menurunkan risiko wanita untuk menderita diabetes tipe 2, kanker payudara, kanker indung telur, dan depresi pascamelahirkan.</p>
<p>Bahkan, penelitian terakhir telah menunjukkan bahwa wanita yang menyusui anak-anaknya, risiko penyakit jantung dan faktor-faktor yang dikenal berkontribusi untuk itu, seperti diabetes dan sindrom metabolik dapat berkurang.</p>
<p>Banyak ahli sebenarnya sudah menduga bahwa menyusui tidak hanya bermanfaat untuk mengeluarkan kalori berlebih, tetapi juga dapat membantu menghilangkan lemak di perut secara cepat. Kelebihan lemak perut adalah faktor risiko dari penyakit jantung.</p>
<p>Untuk melihat efek jangka panjang dari menyusui, terutama pengaruh pada ukuran lingkar pinggang, McClure dan rekan-rekannya menganalisis 351 wanita yang telah berpartisipasi dalam penelitian Women’s Health Across the Nation Heart Study. Kegiatan ini berlangsung sejak 2001 hingga 2003.</p>
<p>Penelitian ini melibatkan para wanita yang rata-rata berusia 51 tahun dan memiliki rata-rata dua anak, di mana terakhir melahirkan rata-rata saat 19 tahun sebelumnya. Grup yang terdiri atas 43 persen kulit hitam, 57 persen kulit putih, dan 84 persen dari mereka telah mengenyam pendidikan tinggi atau di atasnya.</p>
<p>Mereka dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu 29 persen wanita belum pernah menyusui, 29 persen tidak konsisten menyusui (kurang dari tiga bulan untuk setiap anak), dan 42 persen secara konsisten menyusui (semua anak sekurang-kurangnya tiga bulan masing-masing).</p>
<p>Menurut McClure, wanita yang premenopause atau pada awal perimenopause dan tidak pernah menyusui ditemukan memiliki 28 persen lebih lemak di perut daripada wanita yang menyusui semua anakanak mereka. Para wanita yang tidak menyusui memiliki ukuran lingkar pinggang rata-rata lebih dari 2,6 inci bahwa wanita yang menyusui secara konsisten, dan rasio antara pinggang dan pinggul adalah 4,7 persen lebih tinggi.</p>
<p>Rasio pinggang dan pinggul juga digunakan untuk menilai risiko penyakit kardiovaskular dalam diri wanita tersebut. Semakin tinggi hasilnya, maka semakin besar risiko penyakit jantung. Wanita yang tidak menyusui juga tidak adil jika dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah melahirkan.</p>
<p>Premenopause dan awal perimenopause wanita yang tidak menyusui telah menimbun 42 persen lemak perut lebih daripada wanita yang tidak pernah melahirkan. Namun, para peneliti tidak menemukan perbedaan signifikan secara statistik dalam lemak perut pada wanita yang berada di akhir perimenopause dan menopause.</p>
<p>”Sungguh menarik bahwa para peneliti ini mulai mengasosiasikan menyusui ini dengan mekanisme fisiologis yang dapat melindungi wanita dari penyakit jantung. Tetapi pertanyaan yang masih mengganjal, apakah keuntungan yang didapat dari menyusui atau apakah wanita ini memiliki gaya hidup sehat sepanjang hidup mereka?” kata Dr Nieca Goldberg, Direktur Women’s Heart Program di Langone New York University Medical Center, New York City, Amerika Serikat.</p>
<p>Inti dari penelitian ini, Goldberg mencatat bahwa ”wanita yang menyusui melakukan sesuatu yang baik bagi anak-anak mereka dan mungkin juga untuk diri mereka sendiri”. Karena itu, perempuan yang secara konsisten menyusui anaknya tidak hanya melakukan sesuatu yang baik untuk bayinya, tapi juga untuk dirinya sendiri.</p>
<p>Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa langsing-tidaknya seorang ibu juga tergantung pada gaya hidup yang dijalaninya. Bila Anda melakukan diet seimbang dan melakukan olahraga secara teratur, ditambah pemberian ASI secara konsisten, bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan manfaat ganda, tubuh bugar dan nyaman, serta terbebas dari penyakit jantung.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=54&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/menyusui-bikin-badan-sang-ibu-langsing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Payudara Wanita, Perlu Diketahui</title>
		<link>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/payudara-wanita-perlu-diketahui/</link>
		<comments>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/payudara-wanita-perlu-diketahui/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 21:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>theworshipper</dc:creator>
				<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tempatsampahemas.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Payudara merupakan bagian tubuh yang paling penting bagi seorang wanita, tetapi masih ada banyak hal yang belum diketahui oleh orang mengenai payudara. Dan berikut ini mengenai “Payudara Wanita, perlu diketahui” yang disadur dari Divinecaroline. National Breast Cancer Awareness pernah menyebutkan beberapa hal yang perlu diketahui mengenai payudara. 1. Perempuan merupakan satu-satunya mamalia yang payudaranya terlihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=52&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Payudara merupakan bagian tubuh yang paling penting bagi seorang wanita, tetapi masih ada banyak hal yang belum diketahui oleh orang mengenai payudara. Dan berikut ini mengenai “Payudara Wanita, perlu diketahui” yang disadur dari Divinecaroline. National Breast Cancer Awareness pernah menyebutkan beberapa hal yang perlu diketahui mengenai payudara.</p>
<p>1. Perempuan merupakan satu-satunya mamalia yang payudaranya terlihat dan berkembang membesar seiring dengan kematangan umur seseorang itu. Mamalia lainnya seperti anjing, kucing dan hewan primata hanya akan mengalami pembengkakan payudara ketika hamil dan menyusui.</p>
<p>2. Tidak ada seorang wanita pun yang memiliki payudara simetris. Setiap payudara pasti akan berbeda tapi karena perbedaannya itu sangat kecil maka banyak yang tidak menyadarinya. Secara umum payudara sebelah kiri akan lebih besar daripada sebelah kanan karena kerja jantung yang lebih banyak pada bagian kiri (bilik kiri).</p>
<p>3. Tidur menyamping atau tidur dengan bertumpu pada satu payudara dapat mengubah bentuk payudara karena jaringan kulit pada payudara sangat elastis, mudah meregang dan dapat menyebabkan payudara turun. Pakar kesehatan telah menyarankan jika wanita ingin tidur menyamping, sebaiknya menggunakan bantal untuk menahan payudaranya.</p>
<p>4. Mitos yang menyebutkan memakai bra/BH ketika tidur menyebabkan kanker payudara tidaklah benar karena tidak ada satu pun bukti ilmiah yang menyebutkannya.</p>
<p>5. Payudara tidak mengandung jaringan otot sehingga tidak ada satu pun olahraga yang dapat mengubah bentuknya. Satu-satunya cara untuk membuat payudara terlihat kencang adalah dengan melatih otot-otot pectoral di bawah jaringan payudara.</p>
<p>6. Menurut perusahaan bra/BH di Amerika, selama satu dekade belakang ini terjadi peningkatan rata-rata ukuran payudara wanita yang biasanya 34B menjadi 36C. Dan diperkirakan pada beberapa dekade yang akan datang, peningkatan tersebut akan terus terjadi.</p>
<p>7. Risiko wanita kehilangan payudaranya akibat kanker payudara adalah 1 berbanding 8. Kebanyakan wanita yang mendapat kanker payudara adalah wanita perokok, obesitas atau mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.</p>
<p>8. Seorang lelaki bisa juga menyusui karena memiliki kelenjar susu mamalia seperti pada halnya wanita sehingga bisa menghasilkan air susu. Biasanya lelaki yang bisa menyusui mempunyai masalah hormon atau sedang dalam masa terapi hormon untuk penyakit seperti kanker.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tempatsampahemas.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tempatsampahemas.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tempatsampahemas.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tempatsampahemas.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tempatsampahemas.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tempatsampahemas.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tempatsampahemas.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tempatsampahemas.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tempatsampahemas.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tempatsampahemas.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tempatsampahemas.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tempatsampahemas.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tempatsampahemas.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tempatsampahemas.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tempatsampahemas.wordpress.com&amp;blog=9315418&amp;post=52&amp;subd=tempatsampahemas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tempatsampahemas.wordpress.com/2010/05/14/payudara-wanita-perlu-diketahui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6f473dc4dec4d5b19bd213b77e0d37b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">theworshipper</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
